Follow Us Email Facebook Google LinkedIn Twitter

Penyelenggaraan Asrama Sekolah dalam Penanaman Nilai-Nilai Karakter Peserta Didik

Kamis, 19/12/2013 09:54:58

          Pendidikan Karakter

Asrama sekolah menurut Carter V. Good, merupakan “lembaga pendidikan baik tingkat dasar maupun tingkat menengah yang menjadi tempat bagi para siswa untuk dapat bertempat tinggal selama mengikuti program pengajaran”. Dalam kata lain, asrama sekolah merupakan suatu tempat dimana para peserta didik bertempat tinggal dalam jangka waktu yang relatif tetap bersama dengan guru sebagai pengasuhnya yang dapat memberikan bantuan kepada para siswa dalam proses pengembangan pribadi peserta didik melalui penghayatan dan pengembangan nilai-nilai budaya. Tujuan diselenggarakannya asrama sekolah sendiri ialah untuk: (1) memberikan bimbingan kepada para peserta didik lebih ke arah sifat yang baik, (2) menanamkan rasa kedisiplinan kepada peserta didik dalam segala hal di kondisi yang tepat, (3) membiasakan para siswa untuk bersosialiasasi dan menyesuaikan diri dengan teman seasrama dan lingkungan sekitar yang baru saja ditemui dan dikenal, (3) membiasakan para siswa untuk mencintai belajar bersama-sama dengan teman sebaya, teman senior bahkan junior, (4) membantu peserta didik dalam proses pengembangan pribadinya melalui penghayatan dan pengembangan nilai-nilai kecerdasan dan keterampilan serta (5) membantu memberikan penginapan bagi peserta didik yang letak rumahnya jauh dari sekolah sehingga lebih efisien.
             Pendirian asrama sekolah pada dasarnya tidaklah untuk memberikan tempat tinggal bagi peserta didik saja selama menempuh pengajaran di sekolah, melainkan asrama sekolah juga turut mengajarkan peserta didik maupun seluruh anggota  asrama sekolah tersebut memiliki karakter atau kepribadian yang baik. Yakni kepribadian yang dapat ditanamkan oleh bantuan pengasuh atau pengurus asrama, atau bahkan bisa berasal dari dalam diri peserta didik itu sendiri. Hakekat penyelenggaraan asrama sekolah tersebut ialah bukan sekedar pembentukan kebiasaan dan kesan-kesan sensoris, namun juga suatu proses pembentukan nilai-nilai hidup. Beberapa nilai yang dapat ditanamkan pada diri peserta didik tersebut, diantaranya ialah : (1) nilai keagamaan, (2) nilai kebenaran, (3) nilai kebersamaan (social), (4) nilai keindahan, (5) nilai ekonomis, serta nilai (6) yuridis.
            Nilai keagamaan, dapat memberikan pengajaran atau pengetahuan mengenai hak-hal yang bersangkutan dengan hubungan antar manusia dengan Tuhannya agar lebih religius lagi dalam kehidupannya. Nilai kebenaran, dapat memberikan arahan kepada peserta didik untuk memilah dan menentukan sendiri mana diantara kegiatan yang dilakukan tersebut dalam tataran baik atau buruk. Nilai kebersamaan (social), membantu peserta didik penghuni asrama sekolah untuk dapat berinteraksi dan berkomunikasi secara efektif kepada sesama teman asrama, sehingga dapat menumbuhkan rasa saling  membantu dan ikut bekerjasama dalam menyelesaikan suatu tugas, sehingga rasa solidaritas diantara sesama dapat meningkat.
            Nilai keindahan, asrama sekolah dapat memberikan kesan dan suasana yang berbeda bagi peserta didik dibandingkan dengan rumah yang ditinggali sebelumnya, meskipun asrama sekolah dibangun dengan persayaratan harus menimbulkan suasana yang mirip seperti di rumah asal. Nilai ekonomis asrama sekolah dapat ditinjau dari segi pemberian kesempatan bagi peserta didik yang letak rumahnya jauh dari sekolah, sehingga menimbulkan kesan yang praktis dan ekonomis, karena tidak perlu membuang waktu di jalan hanya untuk menuju ke sekolah. Adapun nilai yuridis, terintegrasi dengan kegiatan yang berlangsung di asrama sekolah pelaksanaannya diatur dalam peraturan khusus seperti pembuatan tata tertib di lingkup asrama sekolah, agar tujuan daripada pelaksanaan asrama sekolah dapat berjalan secara optimal, lebih tertib guna menghindari penyelewangan yang terjadi antar peserta didik.
            Hakekat kehidupan asrama adalah pembentukan nilai, maka fungsi kehidupanasrama adalah pembentukan nilai, maka fungsi kehidupan asrama hatrus mengandung hal-hal sebagai yakni: dalam khidupan asrama di sekolah harus diusahakan berbagai pengalaman belajar melalui kegiatan belajar sebagai persiapan untuk hidup di masyarakat, kehidupan asrama hatrus mengandung hal-hal seperti Lingkungan penuh kasih sayang jauh dari suasana perselisihan, tempat dimana yang kecil merasa dibesarkan dan yang besar merasa kecil. Tempat dimana kita tidak banyak menggerutu dan diperlakukan dengan sebaik-baiknya.
            Kehidupan dalam asrama sekolah selalu teratur mengikuti peraturan-peraturan yang dijunjung tinggi agar bisa ditaati oleh lebih banyak penghuni asrama sekolah dengan berdasarkan kesadaran penuh yang dimiliki oleh penghuni asrama sekolah. Memaknai hal tersebut, kegiatan penyelenggaraan asrama sekolah dibutuhkan perhatian khusus dari pihak yang terkait dengan keberadaan asrama sekolah sampai saat ini agar tujuan diselenggarakannya asrama sekolah ini dapat tercapai. Selain itu pihak orang tua diharapkan dapat memberikan dukungan pada asrama sekolah, karena dengan keberadaan orang tua tersebut dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi siswa dari pengaruh negatif lingkungan serta bisa mengantarkan siswa yang mempunyai keunggulan dibidang akademik maupun non akademik yang memiliki nilai-nilai karakter yang dimiliki tiap peserta didik.
            Penyelenggaraan asrama sekolah dapat dioptimalkan dengan melakukan kegiatan-kegiatan yang dapat memberikan pengaruh positif dalam pembentukan dan penanaman sikap serta kebiasaan-kebiasaan yang baik pada diri penghuni asrama. Sehingga dapat menjadikan peserta didik sebagai seseorang yang punya pribadi yang baik pula. Dalam hal ini, nilai-nilai kepribadian yang baik dalam diri peserta didik tidak hanya bisa dilakukan di rumah saja, melainkan di tempat tinggal lain para peserta didik juga bisa membawa nilai-nilai yang sudah melekat dalam dirinya selanjutna menerapkan nilai-nilai karakter yang baik tersebut dengan sendirinya. Karena dengan adanya karakter yang baik yang dimiliki peserta didik, akan dapat mempengaruhi kemajuan belajar maupun interaksi dengan teman sesame secara harmonis di dalam asrama sekolah.

Posting oleh Dwi Ratna Mayang Puspita 13 tahun yang lalu - Dibaca 22178 kali

 
Tag : #

Berikan Komentar Anda

Artikel Pilihan
Bacaan Lainnya
Senin, 08/03/2021 10:49:35
Digitalisasi Percepat Transformasi Layanan Pendidikan

JAKARTA - Sejak pandemi melanda, sekolah-sekolah diliburkan dan kegiatan belajar mengajar dilakukan dari rumah....

Selasa, 02/03/2021 09:57:29
KESIAPAN MENGHADAPI PERUBAHAN PADA GURU SEKOLAH DASAR TERHADAP JENIS BUDAYA DAN DUKUNGAN ORGANISASI

    Abstract: The study investigates the relation of the readiness for change of an elementary school...

7 Pilar MBS
MBS portal
Tujuh Pilar Manajemen Berbasis Sekolah
  Tujuh pilar MBS yaitu kurikulum dan pembelajaran, peserta didik pendidik dan tenaga kependidikan, sarana dan prasarana, pembiayaan, hubungan sekolah dan masyarakat, dan budaya dan lingkungan sekolah. Manajemen kurikulum dan pembelajaran berbasis sekolah adalah pengaturan kurikulum dan...
Informasi Terbaru
Modul dan Pedoman
Video MBS
Modul MBS
Paket Pelatihan 3
Paket Pelatihan 3
13 tahun yang lalu - dibaca 142216 kali
Paket Pelatihan 2
Paket Pelatihan 2
13 tahun yang lalu - dibaca 114460 kali
Paket Pelatihan 1
Paket Pelatihan 1
13 tahun yang lalu - dibaca 159703 kali
Berbagi Pengalaman Praktik yang Baik
Berbagi Pengalaman Praktik yang Baik
13 tahun yang lalu - dibaca 119964 kali
MODUL 6 UNIT 3
MODUL 6 UNIT 3
11 tahun yang lalu - dibaca 125016 kali
Modul Pelatihan 6: Praktik Yang Baik
Modul Pelatihan 6: Praktik Yang Baik
11 tahun yang lalu - dibaca 139396 kali
Panduan Lokakarya Bagi Fasilitator Renstra
Panduan Lokakarya Bagi Fasilitator...
13 tahun yang lalu - dibaca 119221 kali
Praktik Yang Baik: Modul Keuangan Pendidikan
Praktik Yang Baik: Modul Keuangan...
13 tahun yang lalu - dibaca 96135 kali
Info MBS
3 Inspirasi Manajemen Berbasis Sekolah...
6 tahun yang lalu - dibaca 31444 kali
Melihat Kendala Terberat Saat Membuka Kembali Sekolah di Masa Pandemi
Melihat Kendala Terberat Saat Membuka...
6 tahun yang lalu - dibaca 32422 kali
Kemendikbud: Belajar dari Rumah Tidak Harus Terbebani Target Kurikulum
Kemendikbud: Belajar dari Rumah Tidak...
6 tahun yang lalu - dibaca 52642 kali
Nasib Pelajar di Tengah Pandemi 
Nasib Pelajar di Tengah Pandemi 
6 tahun yang lalu - dibaca 58743 kali
Survei Kemendikbud: Peran Orangtua Penting dalam Pelaksanaan Belajar Dari Rumah
Survei Kemendikbud: Peran Orangtua...
6 tahun yang lalu - dibaca 74028 kali
Hadapi Pandemi Covid-19, Kemendikbud Sederhanakan Kurikulum
Hadapi Pandemi Covid-19, Kemendikbud...
6 tahun yang lalu - dibaca 47385 kali
Kemendikbud: Tahun Ajaran Baru Bukan...
6 tahun yang lalu - dibaca 46564 kali
New Normal di Dunia Pendidikan : PGRI Usul Kurikulum Sekolah Era Pandemi Covid-19
New Normal di Dunia Pendidikan : PGRI...
6 tahun yang lalu - dibaca 65537 kali
Follow Us :
Get it on Google Play

©2013-2026 Manajemen Berbasis Sekolah
MUsage: 3.51 Mb - Loading : 1.76281 seconds